5 tahap perkembangan Bayi Kelinci Dan Penanganannya Hingga Dewasa

5 tahap perkembangan Bayi Kelinci Dan Penanganannya Hingga Dewasa

Merawat Kelinci. Pada saat merawat kelinci tentu dibutuhkan penanganan khusus bergantung dari usia dan fase perkembangan kelinci. Fase-fase ini akan menjadi dasar pengambilan tindakan agar tidak terjadi salah rawat yang bisa berakibat fatal bagi kelinci anda. Berikut ini 5 tahap pembagian dari Bayi kelinci anda.

5 tahap perkembangan Bayi Kelinci Dan Penanganannya Hingga Dewasa cantik

1. Fase Kelinci Neonatal

Seperti kebanyakan mamalia pada umumnya, perkembangan calon Kelinci di mulai pada saat masa kehamilan. Kehidupan dan fase awal kelinci di mulai dari bentuk sela telur yang dibuahi oleh sel sperma dari sang jantan atau zigot. Sel telur yang berhasil mengalami pembuahan akan berkembang menjadi blastokis. Balstokis kemudian berkembang menjadi embrio dan terus mengalami perubahan ampaian masa persalinan kelinci. Usia minimal sebelum kelinic lahri paling tidak menghabiskan waktu kurang lebih 31 hari.

2. Fase Post Natal

Post natal adalah masa setelah kelinci lahir di dunia. Fase ini ditandai dengan lahirnya kelinci dari sang induk tanpa bulu. Kelinci pada fase ini membutuhkan induknya sebagai pelindung dan sumber energy. Kehidupan kelinci fase post natal bisa dibilang bergantung 100 % kepada induk kelinci.
Berbeda dengan karakter kucing dan anjing yang akan berbaring di samping anaknya, kelinci yang merupakan hewan paling bawah dari rantai makanan memiliki insting melindungi anaknya dengan menjaga jarak dari anaknya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi perhatian pemangsa. Anak kelinci hanya akan ditengok oleh sang induk sesekali dalam sehari. Kondisi ini adalah kondisi yang palin rentang untuk kelinci peliharaan, bacalah petunjuk peternak kelinci lebih lanjt untuk penanganan pada fase ini.

3. Masa Penyapihan (Menysusui)

Bayi kelinci adalah hewan dari kelas mammalia yang berarti mereka akn menyusu atau menyapih pada induknya. Usia penyapihan anak kelinci paling tidak berlangsung selama 21 sampai dengan 30 hari. Hal ini bergantung dari kondisi fiskk dari sang induk.

Pada fase ini anak kelinci akan mendapatkan nutrisi dari induk. Paling tidak selama dua minggu kelinci hanya akan bergantung dari susu sang induk kelinci. Pada inggu ketiga kelinci akan mencoba makan makanan baru dan sesuai instingnya rumput akan menjadi pilihan pertama untuk dimakan. Pada usia jangan memisahkan induk dengan anak kelinci karena anak kelinci masih membutuhkan asupan dari sang induk.

4. Meninggalkan Sarang

Pada usia 3 minggu atau lebih, anak kelinci sudah mulai meninggalkan sarang untuk mencari makan, namun tidak akan begitu jauh dan jika merasa terancam anak kelinci akan kembali ke dalam sarang. Kelinci adalah hewan yang unik, meskipun bersifat soliter, kelinci juga tetap akan berupaya hidup dengan kelinci lain dalam waktu lama. Sangat jarang menemukan kelinci bertengkar mempertahankan teritorial mereka namun bukan berarti resiko ini tidak ada.

5. Kelinci dewasa

Kelinci akan tumbuh menjadi menjadi kelinci dewasa paling sedikit dalam kurung waktu dua sampai tiga bulan, Kelinci pada usia ini akan betul-betul dewasa dan siap hidup mandiri. Selain dari hal tersebut pada usia ini kelinci akan siap berkemabng biak dan menarik perhatian kelinci betina. Pada usia ini perawatan dari peternak kelinci sudah dapat dikurangi dan hanya perlu melakukan perawatan ringan dan pemberian sarang.

0 Response to "5 tahap perkembangan Bayi Kelinci Dan Penanganannya Hingga Dewasa"

Posting Komentar